Tim Nasional Australia
Team sepak bola nasional Australia sebagai wakil Australia dalam sepak bola pria internasional. Dengan cara sah dipanggil Socceroos, team ini dikontrol oleh tubuh yang mengendalikan sepak bola di Australia, Asosiasi Sepak Bola Australia (FFA), yang sekarang ini jadi anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta Asosiasi Sepak Bola ASEAN (AFF) regional semenjak tinggalkan Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC) di tahun 2006.
Australia ialah salah satu timnas sebagai juara dua konfederasi, sesudah memenangi Piala OFC Nations 4x di antara 1980 serta 2004, dan Piala Asia AFC pada acara 2015 di negara aslinya. Team sudah sebagai wakil Australia di kompetisi Piala Dunia FIFA pada lima peluang, di tahun 1974 serta dari 2006 sampai 2018. Team sudah sebagai wakil Australia di Piala Konfederasi FIFA 4x.
Timnas Australia pertama dibuat di tahun 1922 untuk tour ke Selandia Baru, [5] yang meliputi dua kekalahan serta sekali seimbang. Semasa 36 tahun ke depan, Australia, Selandia Baru, serta Afrika Selatan jadi musuh reguler dalam laga tour (pameran). [6] Semasa periode itu, Australia berlaga menantang Kanada serta India semasa tour mereka di Australia semasing di tahun 1924 serta 1938. [7] [8] Australia menulis kekalahan terjelek mereka pada 30 Juni 1951 saat mereka kalah 17-0 dalam laga dengan team Inggris yang sedang tour. [9] Australia mempunyai kesempatan langka untuk berkompetisi di panggung dunia semasa kompetisi internasional besar pertama team untuk tuan-rumah Olimpiade Melbourne 1956. Tetapi, tim yang tidak eksper dapat dibuktikan jadi fakta buat performa team yang menyedihkan. [10] Dengan timbulnya perjalanan udara yang murah, Australia mulai menganekaragamkan barisan rivalnya. [6] Tetapi, isolasi geografisnya terus mainkan peranan dalam takdirnya semasa 30 tahun ke depan. [6]
Sesudah tidak berhasil maju ke Piala Dunia FIFA di tahun 1966 serta 1970, kalah dalam play-off semasing ke Korea Utara serta Israel, Australia pada akhirnya tampil di Piala Dunia pertama mereka di Jerman Barat, 1974. [11] Sesudah cuma mengurus hasil seimbang dari Chili serta kekalahan dari Jerman Timur serta Jerman Barat, team yang sejumlah besar terbagi dalam pemain amatir tersisih diakhir set pertama, finising paling akhir di group mereka tanpa ada cetak gol. Itu akan dapat dibuktikan jadi salah satu performa buat team Australia sampai kompetisi Piala Dunia kembali pada Jerman lebih dari pada tiga dasawarsa selanjutnya di tahun 2006. [11] Semasa periode 40 tahun, team Australia diketahui sebab hampir tidak berhasil dalam upayanya maju ke Piala Dunia; mereka kalah play-off pada 1966 ke Korea Utara, 1970 ke Israel, 1986 ke Skotlandia, 1994 ke Argentina, 1998 ke Iran serta 2002 ke Uruguay.
Kesuksesan pertama serta "generasi emas"
Rekor team yang awalnya jelek dalam pertandingan Piala Dunia tidak tercermin dalam performa lumrah mereka menantang team kuat Eropa serta Amerika Selatan. Di tahun 1988, Australia menaklukkan juara dunia Argentina 4-1 di Piala Emas Australia Bicentennial. [12] [13] Di tahun 1997, Australia bermain seri dengan juara dunia Brazil 0-0 di set penyisihan group dan menaklukkan Uruguay 1-0 di semi-final untuk capai Final Piala Konfederasi FIFA 1997. [14] Di tahun 2001, sesudah kemenangan menantang juara dunia yang berkuasa Prancis di set penyisihan group, Australia mengakhiri Piala Konfederasi FIFA 2001 dalam tempat ke-3 sesudah menaklukkan Brasil 1-0 di penentu tempat ke-3. [15] Australia menaklukkan Inggris 3-1 di Boleyn Ground West Ham United pada 2003 saat Wayne Rooney lakukan kiprah internasionalnya. [16]
Pada awal 2005, disampaikan jika Asosiasi Sepak Bola Australia sudah membuat dialog untuk masuk dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta akhiri jalinan nyaris 40 tahun dengan Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC). [17] Banyak pengamat serta fans, khususnya penyiar sepak bola serta bekas kapten Australia Johnny Warren, berasa jika salah satu langkah buat Australia untuk maju ialah tinggalkan Oceania. [18] Pada 13 Maret, komite eksekutif AFC membuat ketetapan dengan suara bundar untuk mengundang Australia untuk masuk dengan AFC. [19] Sesudah komite eksekutif OFC dengan suara bundar menyepakati cara yang diusulkan Australia, FIFA menyepakati cara barusan pada 30 Juni 2005. [19] Australia masuk dengan Asia, dengan cara ini mulai berlaku pada 1 Januari 2006, walau hingga saat itu, Australia harus berkompetisi untuk tempat Piala Dunia 2006 untuk negara anggota OFC. [19]
Sesudah kampanye yang sukses, team ambil langkah pertama ke arah kwalifikasi untuk Piala Dunia 2006. [20] Sesudah pelatih Frank Farina mundur dari tempat sesudah performa jelek Australia di Piala Konfederasi 2005, Guus Hiddink dipublikasikan untuk pelatih nasional yang baru. [20] Australia, rangking 49, selanjutnya harus mainkan rangking 18 Uruguay dalam laga lagi set play-off kwalifikasi 2001 untuk memperoleh tempat di Piala Dunia 2006. Sesudah kemenangan 5-0 pertemanan menantang Jamaika, [21] putaran pertama kompetisi play-off hilang (1-0), dengan leg kembali lagi akan dimainkan di Australia empat hari selanjutnya di Sydney pada 16 November 2005.